First Job in Cairns
First Job in Cairns
Oct 16, 2025



Jadi, Cairns adalah salah satu kota di Australia yang dikategorikan sebagai "Outback", apa itu? Jadi berdasarkan Cambridge Dictionary, Outback adalah "the areas of Australia that are far away from towns and cities, especially the desert areas in central Australia". Secara penduduk memang Cairns sangat kecil ya, sekitar 178,104 orang dengan kepadatan penduduk 106 orang per kilometer persegi. Jadi secara tidak langsung memang penduduknya jarang sekali dengan lini bisnis yang cenderung monoton, kalau tidak restoran, ya hospitality, dan seperti outback pada umumnya, yaitu wisata alamnya.
"Lalu kenapa kamu ke Cairns, Jet?". Pertama karena kakak saya berada di Cairns, kedua karena untuk Visa WHV hanya berlaku setahun, tetapi dapat diperpanjang hingga tahun ketiga(maksimum), dan untuk mencapai itu kita harus bekerja di sektor tertentu dan berlokasi di outback dengan bekerja selama 3 bulan untuk tahun kedua dan 6 bulan untuk perpanjang tahun ketiga. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka akan lebih baik jika bekerja sama dengan kakakku.
"Dapat kerjaan dari mana, Jet?". Nah, sore setelah aku sampai di Australia, kakakku memasukkan aku ke grup kumpulan orang Indonesia yang berada di Cairns, disinilah kami berbagi informasi dan salah satunya pekerjaan ku yang pertama, Kitchenhand. Terdapat sebuah restoran di City, dimana chefnya, seorang Irish, membutuhkan bantuan untuk mencuci piring, bantu memotong-motong, dan membuat saus. Yup, itulah pekerjaan pertama saya setelah lulus dari Elektronika & Instrumentasi UGM. Setelah dapat tawaran itu, disuruh besok langsung kerja dan sifatnya casual
"Apa itu Casual, bang Jet?". Jadi di Aussie, terdapat 3 jenis pekerja, Casual, Partime, dan Full time. Perbedaannya terletak pada jumlah jam kerja, dapat dilihat seperti dibawah ini.
Variabel | Full Time | Part Time | Casual |
|---|---|---|---|
Hours | 38 jam perminggu | kurang dari 38 jam | Jumlah jam tidak tentu, tergantung kebutuhan dari pemilik Restoran |
Benefit | Full Benefit:
| Benefit yang diterima sama, tergantung jumlah jam kerjanya | Hanya tergantung jumlah jam kerja |
Job Security | Terikat Kontrak | Terikat Kontrak | Tidak terikat kontra |
Public Holidays | Dibayar lebih ketika weekend dan public holiday sampai 140% | Sama dengan Full Time tergantung jam kerja | Tidak dibayar lebih. Tergantung jumlah jam kerja. Tidak ada benefit lainnya. Dibayar dengan rate lebih tinggi sebagai kompensasi benefit lainnya |
Termination | Tidak bisa dipecat secara langsung | Tidak bisa dipecat secara langsung | Bisa dipecat sewaktu-waktu |
Jadi begitu gais cerita bang Jet, semoga suka, dan ditunggu artikel lainnya yaa.
Cheers Mate🍻
Jadi, Cairns adalah salah satu kota di Australia yang dikategorikan sebagai "Outback", apa itu? Jadi berdasarkan Cambridge Dictionary, Outback adalah "the areas of Australia that are far away from towns and cities, especially the desert areas in central Australia". Secara penduduk memang Cairns sangat kecil ya, sekitar 178,104 orang dengan kepadatan penduduk 106 orang per kilometer persegi. Jadi secara tidak langsung memang penduduknya jarang sekali dengan lini bisnis yang cenderung monoton, kalau tidak restoran, ya hospitality, dan seperti outback pada umumnya, yaitu wisata alamnya.
"Lalu kenapa kamu ke Cairns, Jet?". Pertama karena kakak saya berada di Cairns, kedua karena untuk Visa WHV hanya berlaku setahun, tetapi dapat diperpanjang hingga tahun ketiga(maksimum), dan untuk mencapai itu kita harus bekerja di sektor tertentu dan berlokasi di outback dengan bekerja selama 3 bulan untuk tahun kedua dan 6 bulan untuk perpanjang tahun ketiga. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka akan lebih baik jika bekerja sama dengan kakakku.
"Dapat kerjaan dari mana, Jet?". Nah, sore setelah aku sampai di Australia, kakakku memasukkan aku ke grup kumpulan orang Indonesia yang berada di Cairns, disinilah kami berbagi informasi dan salah satunya pekerjaan ku yang pertama, Kitchenhand. Terdapat sebuah restoran di City, dimana chefnya, seorang Irish, membutuhkan bantuan untuk mencuci piring, bantu memotong-motong, dan membuat saus. Yup, itulah pekerjaan pertama saya setelah lulus dari Elektronika & Instrumentasi UGM. Setelah dapat tawaran itu, disuruh besok langsung kerja dan sifatnya casual
"Apa itu Casual, bang Jet?". Jadi di Aussie, terdapat 3 jenis pekerja, Casual, Partime, dan Full time. Perbedaannya terletak pada jumlah jam kerja, dapat dilihat seperti dibawah ini.
Variabel | Full Time | Part Time | Casual |
|---|---|---|---|
Hours | 38 jam perminggu | kurang dari 38 jam | Jumlah jam tidak tentu, tergantung kebutuhan dari pemilik Restoran |
Benefit | Full Benefit:
| Benefit yang diterima sama, tergantung jumlah jam kerjanya | Hanya tergantung jumlah jam kerja |
Job Security | Terikat Kontrak | Terikat Kontrak | Tidak terikat kontra |
Public Holidays | Dibayar lebih ketika weekend dan public holiday sampai 140% | Sama dengan Full Time tergantung jam kerja | Tidak dibayar lebih. Tergantung jumlah jam kerja. Tidak ada benefit lainnya. Dibayar dengan rate lebih tinggi sebagai kompensasi benefit lainnya |
Termination | Tidak bisa dipecat secara langsung | Tidak bisa dipecat secara langsung | Bisa dipecat sewaktu-waktu |
Jadi begitu gais cerita bang Jet, semoga suka, dan ditunggu artikel lainnya yaa.
Cheers Mate🍻