First Day in Oz

First Day in Oz

Oct 15, 2025

Akhirnya! Setelah menempuh penerbangan yang rasanya tidak ada habisnya, kaki saya akhirnya resmi menginjak Cairns, Australia. Hal pertama yang menyambut saya begitu keluar dari bandara? Udara tropis yang panas dan lembap. Rasanya mirip-mirip di rumah, tapi entah kenapa beda. Awalnya, saya melihat satu atau dua orang dengan gaya rambut yang... unik. Potongan rambut yang pendek di depan dan samping, tapi dibiarkan panjang, bahkan gondrong, di bagian belakang.

"Ah, oke, ada yang masih suka gaya 80-an," pikir saya dalam hati.

Tapi kemudian, saya melihat satu lagi. Dan satu lagi. Lalu satu keluarga lewat, dan sang ayah serta kedua anak laki-lakinya punya model rambut yang sama! Saya tidak sedang berhalusinasi. Saya rasa saya baru saja menemukan gaya rambut asal-usul (origin hair cut) Australia: Mullet.

Jujur, ini lucu sekali. Saya seperti sedang duduk di barisan depan sebuah festival mullet. Ada begitu banyak variasinya di sini, seolah-olah ini adalah sebuah bentuk seni lokal.

Saya melihat:

  • Mullet Keriting: Bagian belakangnya keriting mengembang seperti baru kena angin pantai.

  • Mullet Pirang: Warnanya pirang terang mencolok, jelas sekali sering terpapar matahari.

  • Mullet Rapi: Versi "bisnis", di mana bagian depannya disisir rapi, tapi bagian belakangnya tetap "pesta".

  • Mullet Botak (atau Bold Mullet): Ini favorit saya. Bagian atasnya sudah nyaris botak, tapi pemiliknya tetap berkomitmen penuh memanjangkan rambut di bagian tengkuk. Dedikasi!

Saya tidak bisa berhenti senyum-senyum sendiri. Rasanya sangat santai, sangat tidak peduli dengan tren global, dan sangat... Australia (atau mungkin sangat Cairns?). Ini bukan sekadar gaya rambut, ini sepertinya sebuah gaya hidup.

Cairns, kamu sudah berhasil membuatku tertawa di hari pertama. Kita lihat besok ada kejutan apa lagi!


Image source : Unsplash

Akhirnya! Setelah menempuh penerbangan yang rasanya tidak ada habisnya, kaki saya akhirnya resmi menginjak Cairns, Australia. Hal pertama yang menyambut saya begitu keluar dari bandara? Udara tropis yang panas dan lembap. Rasanya mirip-mirip di rumah, tapi entah kenapa beda. Awalnya, saya melihat satu atau dua orang dengan gaya rambut yang... unik. Potongan rambut yang pendek di depan dan samping, tapi dibiarkan panjang, bahkan gondrong, di bagian belakang.

"Ah, oke, ada yang masih suka gaya 80-an," pikir saya dalam hati.

Tapi kemudian, saya melihat satu lagi. Dan satu lagi. Lalu satu keluarga lewat, dan sang ayah serta kedua anak laki-lakinya punya model rambut yang sama! Saya tidak sedang berhalusinasi. Saya rasa saya baru saja menemukan gaya rambut asal-usul (origin hair cut) Australia: Mullet.

Jujur, ini lucu sekali. Saya seperti sedang duduk di barisan depan sebuah festival mullet. Ada begitu banyak variasinya di sini, seolah-olah ini adalah sebuah bentuk seni lokal.

Saya melihat:

  • Mullet Keriting: Bagian belakangnya keriting mengembang seperti baru kena angin pantai.

  • Mullet Pirang: Warnanya pirang terang mencolok, jelas sekali sering terpapar matahari.

  • Mullet Rapi: Versi "bisnis", di mana bagian depannya disisir rapi, tapi bagian belakangnya tetap "pesta".

  • Mullet Botak (atau Bold Mullet): Ini favorit saya. Bagian atasnya sudah nyaris botak, tapi pemiliknya tetap berkomitmen penuh memanjangkan rambut di bagian tengkuk. Dedikasi!

Saya tidak bisa berhenti senyum-senyum sendiri. Rasanya sangat santai, sangat tidak peduli dengan tren global, dan sangat... Australia (atau mungkin sangat Cairns?). Ini bukan sekadar gaya rambut, ini sepertinya sebuah gaya hidup.

Cairns, kamu sudah berhasil membuatku tertawa di hari pertama. Kita lihat besok ada kejutan apa lagi!


Image source : Unsplash

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.